Penghantar Proses dan Fungsi Mental #3

    Halo semuanya, kembali lagi bersama aku Dinda Junika bisa dipanggil Dinda dengan NIM 2110323014. Ini merupakan pertemuan ketiga aku belajar Psikologi Umum. Pada pertemuan ini bu Diny mengajarkan banyak hal yang sebelumnya belum kami ketahui. Pertama kita dijelaskan tentang Sensation and how it enters central nervous system. Kita bahas dulu apa itu sensasi? sensasi adalah aktivasi reseptor di berbagai organ indera. Proses sensasi dan sistem saraf pusat yaitu : 


    Habituation and sensory adaptation. Habituation adalah kecenderungan otak untuk berhenti memperhatikan konstan, tidak berubah informasi. Sensory adaptation adalah kecenderungan sensorik sel reseptor menjadi kurang responsif terhadap rangsangan yang tidak berubah. Saccades adalah gerakan mata yang konstan, getaran kecil kecil yang disebut orang tidak perhatikan secara sadar, mencegah sensorik adaptasi terhadap rangsangan visual.

    Selanjutnya kita juga belajar tentang Persepsi dan Constancies, Persepsi adalah metode dimana sensasi dialami pada saat tertentu diinterpretasikan dan terorganisir dalam beberapa cara yang berarti. konsistensi ukuran adalah kecenderungan untuk menafsirkan suatu objek seperti biasa menjadi ukuran sebenarnya yang sama, terlepas dari jaraknya. Bentuk konsistensi adalah kecenderungan untuk menafsirkan bentuk suatu objek sebagai konstan, bahkan ketika perubahan bentuk pada retina. Konsistensi kecerahan adalah kecenderungan untuk merasakan kecerahan yang tampak dari suatu objek sebagai genap yang sama ketika kondisi cahaya berubah. 


    Gambar diatas adalah bentuk konsistensi tiga contoh konsistensi bentuk adalah ditampilkan di sini. Pintu pembuka adalah sebenarnya banyak bentuk yang berbeda, namun kami masih melihatnya pada dasarnya sebagai pintu persegi panjang. Kami melakukan hal yang sama dengan segitiga dan sebuah cirde meskipun ketika kita melihat mereka dari sudut yang berbeda mereka melemparkan gambar berbentuk sangat berbeda pada kami retina, kami mengalaminya sebagai segitiga  dan cirde karena keteguhan bentuk. 

    Berikutnya ada Prinsip Gestalt . Gambar-dasar adalah kecenderungan untuk
mempersepsikan objek, atau figur, seperti yang ada pada latar belakang. Gambar yang dapat dibalik - ilusi visual dalam di mana angka dan tanahnya bisa terbalik. Contoh gambar prinsip gestalt :



    Prinsip Gestalt :
Similarity - kecenderungan untuk melihat hal-hal yang terlihat mirip satu sama lain sebagai bagian dari kelompok yang sama.
Proximity - kecenderungan untuk melihat objek yang dekat satu sama lain sebagai bagian dari pengelompokan yang sama.
Closure - kecenderungan untuk melengkapi angka-angka yang tidak lengkap.
Contiuity - kecenderungan untuk melihat hal-hal secara sederhana mungkin dengan pola berkelanjutan daripada dengan pola yang kompleks dan terputus-putus.
Contiguity - kecenderungan untuk merasakan dua hal yang terjadi berdekatan dalam waktu sebagai terkait

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Persepsi 
Himpunan persepsi (harapan persepsi) - the kecenderungan untuk melihat sesuatu dengan cara tertentu karena pengalaman sebelumnya atau harapan mempengaruhi persepsi tersebut. 
Pemrosesan top-down - penggunaan yang sudah ada sebelumnya pengetahuan untuk mengatur fitur individu menjadi satu kesatuan yang utuh. 
Pemrosesan dari bawah ke atas - analisis dari fitur yang lebih kecil untuk dibangun menjadi lengkap persepsi.

    Applying Psychology
Extrasensory Perception (ESP) - klaim dari persepsi yang terjadi tanpa menggunakan saluran sensorik normal seperti penglihatan, pendengaran, sentuhan, rasa, atau bau. Contohnya ada telepati yaitu kemampuan yang diklaim untuk membaca pikiran orang lain, atau membaca pikiran. Clairvoyance  yaitu kemampuan yang seharusnya untuk "melihat" hal-hal yang tidak sebenarnya hadiah. Precognition yaitu kemampuan yang seharusnya untuk mengetahui sesuatu sebelum itu kejadian atau untuk memprediksi kejadian di masa depan. 
Parapsikologi adalah studi tentang ESP, hantu,dan mata pelajaran lain yang biasanya tidak jatuh ke dalam ranah psikologi biasa.

Gambar diatas adalah Tampilan Set Perseptual pada gambar di tengah. apa yang harus dilakukan kamu melihat? Sekarang lihat gambar di setiap akhir. Apakah Anda akan menafsirkan gambar tengah berbeda jika Anda telah melihat gambar pria itu atau wanita yang berlutut terlebih dahulu

    Terakhir kita ingin mempelajari rentang Motivasi dan Emosi, karna berhubung hari itu waktunya tidak cukup kuliah hari itu terpaksa diakhiri, untuk pembahasan lainnya kita lanjutkan di hari lain. So stay tuned and see you






Comments

Popular posts from this blog

Psikologi Gestalt dan Kognitif #15

Behaviourisme #12

Rasionalisme #6