Sejarah Perkembangan Psikologi #4
Halo semuanya, kembali lagi di blog aku dinda, ini merupakan pertemuan ke 4 aku belajar Psikologi Umum. Pada pertemuan ini aku membahas tentang "Sejarah Perkembangan Psikologi". Pertemuan kali ini kita belajar bersama bu Mafaza. Sebelum ibu menjelaskan materi kami terlebih dahulu melakukan presentasi yang kelompoknya dipilih secara acak oleh bu aza. Aku sedikit degdegan sih, tetapi ternyata yang terpilih kelompok 3, btw aku kelompok 8.
Setelah presentasi dari kelompok 3 dan sesi tanya jawab bersama teman teman, baru deh bu Mafaza menjelaskan materi tentang "Sejarah Perkembangan Psikologi". Berikut ini materi singkat yang aku rangkum kembali dari pertemuan hari ini.
1. Masa psikologi sebelum menjadi ilmu
2. Masa psikologi setelah menjadi ilmu
Sebagai suatu ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri, psikologi boleh dikatakan sebagai ilmu yang masih muda dibandingkan dengan ilmu lainnya seperti: ilmu alam, biologi dan lain-lain, karena baru pada akhir abad ke 19 psikologi menjadi ilmu yang berdiri sendiri dalam hal isi, metode dan penggunaannya.WILHELM WUNDT dapat dikatakan sebagai bapak psikologi modern, ia telah berusaha untuk menjadikan psikologi sebagai ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri (otonom). Sebelum abad ke-19, psikologi merupakan bagian dari filsafat. Perbedaan cara memecahkan masalah jiwa dimasa lampau dengan dimasa modern, terutama terletak dalam cara pendekatannya. Pendekatan dimasa lampau bersifat filosofis dan atomistik, sedangkan masa modern dengan pendekatan scientific (ilmiah),yaitu melalui penelitian-penelitian empirik.Jiwa manusia sejak zaman Yunani telah menjadi topik pembahasan para filosof. Setelah psikologi berdiri sendiri yaitu dimulai pada tahun 1879 ketika Wilhelm Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama di kota Leipzig, Jerman
Sejarah Psikologi pada masa Yunani Kuno
Pada zaman dahulu para ahli filsafat Yunani Kuno memikirkan tentang gejala-gejala kejiwaan. Psikologi merupakan bagian dari filsafat. Pada tahun 1879 Wundt (1832-1920) mendirikan laboratorium psikologi pertama di Leipzig, dianggap sebagai pertanda berdiri sendirinya psikologi sebagai ilmu yang terpisah dari ilmu-ilmu induknya (filsafat dan ilmu faal). Kejayaan masa Yunani Kuno ditandai oleh pemikiran-pemikiran para ahli filsuf yaitu :
filsuf-filsuf dibawah ini merupakan tokoh yang menganut pandangan monisn yang artinya yaitu Pandangan yang hanya berpusat pada satu hakekat saja.
- THALES (642-84 SM) yang prinsipnya mengatakan bahwa jiwa itu tidak ada yang ada di alam adalah gejala alam dan gejala alam berasal dari air. Inti prinsip Thales adalah segala sesuatu berasal dari air dan tidak dapat bertahan tanpa air.
- ANAXIMANDER (611-546 SM) yang prinsipnya adalah segala sesuatu berasal dari Apeiron, artinya tak terbatas, tak mati, tak terbentuk. Inti dari prinsipnya adalah bahwa jiwa itu ada.
- ANAXIMENES (490-430 SM) yang prinsipnya mengatakan bahwa jiwa itu berasal dari udara.
- EMPEDOKLES (490-430 SM) prinsipnya adalah bahwa segala sesuatu berasal dari elemen dasar alam yaitu : tanah, udara, api
- HIPPOKRATES (460-375 SM) yang prinsipmya adalah bahwa jiwa manusia digolongkan ke empat tipe kepribadian berdasarkan cairan tubuh yang dominan yaitu : 1. Sanguine (riang);yang didomonasikan oleh darah. 2. melankolis (murung);yang didominasikan oleh sumsum hitam. 3. kolerik (cepat beraksi);yang didominasikan oleh sumsum kuning. 4. plegmatis (lamban);yang didominasikan oleh lendir.
- SOKRATES (469-399 SM) yang prinsipnya adalah memperkenalkan teknik maeutics yaitu wawancara untuk menggali pikiran-pikiran manusia. Sokrates percaya bahwa itu mencerminkan keberadaan jiwa dibalik tubuh manusia
- PLATO (427-347 SM) yang prinsipnya adalah dunia kejiwaan berisi ide-ide yang diberi nama "psyche" yang terdiri dari tiga bagian yaitu : logisticon (akal);yang berpusat di kepala, thumeticon (rasa);yang berpusat didada, abdomen (kehendak);yang berpusat diperut. pembagian tersebut disebut dengan trichotomi.

Comments
Post a Comment