Pengaruh Darwin dan Tumbuhnya Tes Mental #10
Halo semuanya, kembali lagi bersama aku dinda. Ini merupakan pertemuan ke 10 aku belajar psikologi umum. Pada pertemuan ke-10 ni aku akan membahas tentang "Pengaruh Darwin dan Tumbuhnya Tes Mental" kebetulan bangat pada pertemuan ini kelompok yang presentasi adalah kelompok aku, yaitu kelompok 8.
1. Pengertian Tes Mental
Tes merupakan serangkaian penilaian dalam bentuk tulisan untuk mencatat atau mengamati prestasi atau value seseorang yang sejalan dengan target penilaian.
2. Pengaruh Darwin
Darwin merupakan salah satu tokoh pendahulu yang mengemukakan pengamatan mengenai ekspresi emosi. Charles Darwin pertama kali mengemukakan bahwa reaksi emosi telah tampak pada hewan, termasuk pada manusia. Emosi yang ditunjukkan memiliki fungsi bagi kehidupan terutama untuk bertahan hidup dan untuk tujuan regenerasi. Darwin juga menyatakan bahwa ekspresi wajah mempunyai pengaruh langsung terhadap pengalaman emosional.
3. Tumbuhnya Tes Mental Berdasarkan Pemikiran
a. Herbert Spencer
Herbert Spencer pada tahun 1860 menyatakan bahwa permainan adalah cara yang dilakukan guna sekedar untuk meyalurkan kelebihan energy. Namun Spencer juga mengusulkan bahwa yang dipelajari anak-anak adalah cara untuk menguasai berbagai keterampilan dalam melakukan permainan. Tidak hanya itu, Spencer juga berpendapat tentang perubahan emosi pada seseorang dan setiap individu memiliki cara yang berbeda-beda dalam membuat mereka bahagia.
b. Galton
Galton menyamakan kecerdasan dengan ketajaman indra percaya bahwa kecerdasan diwariskan. Menggunakan tes asosiasi kata pertama pada psikologi, Galton menemukan bahwa respons terhadap kata-kata stimulus cenderung tetap konstan, cenderung diambil dari pengalaman masa kanak-kanak, dan menyarankan keberadaan pikiran bawah sadar. Dalam penelitiannya yang kondusif untuk kelangsungan hidup diturunkan kepada keturunan individu.
c. Binnet
Pada tahun 1881, pemerintah Perancis mengeluarkan undang undang yang mewajibkan semua anak masuk sekolah dan meminta Binet untuk membuat sebuah tes yang dapat mendeteksi anak mana yang terlalu lambat secara intelektualnya. Bekerjasama dengan Lewis Medison Terman dan Theodore Simon, Binet melakukan revisi pada skala kecerdasan, dan menerbitkan pada tahun 1908 dan 1911.
d. Goddard
Goddard menerjemahkan skala Binet-Simon ke dalam bahasa Inggris dan memberikannya kepada anak-anak keterbelakangan mental di Sekolah Pelatihan New Jersey dan kepada anak-anak di sekolah umum New Jersey. Terkejut menemukan bahwa banyak siswa sekolah umum berprestasi pada tingkat di bawah norma usia mereka, Goddard percaya bahwa kinerja buruk ini mencerminkan penurunan kecerdasan asli bangsa. Untuk menyelidiki hubungan antara warisan dan kecerdasan, Goddard mempelajari sejarah keluarga seorang gadis dengan keterbelakangan mental di Sekolah Pelatihan.
e. Terman
Terman merevisi skala Binet-Simon, membuatnya lebih kompatibel dengan budaya AS dan secara statistik lebih mudah untuk dianalisis. Revisi Terman, yang disebut Stanford-Binet, digunakan untuk mengisolasi 1.528 anak-anak berbakat intelektual yang kemudian dipelajari secara intensif sepanjang hidup mereka.
Mungkin itu saja beberapa materi singkat pertemuan minggu lalu, sampai ketemu di pertemuan ke-11, so stay tuned and see you
Comments
Post a Comment