Psikoanalisa #13

    Halo semuanya, kembali lagi bersama aku dinda. Ini merupakan pertemuan ke-13 aku belajar psikologi umum. Pada pertemuan ke-13 ni aku belajar tentang "Psikoanalisa".  

1. Pengertian Psikoanalisa

Psikoanalisa berasal dari perenungan praktek klinis dalam bidang psikologi. Fokus pada pemahaman akan gangguan mental dan menggunakan pemahaman tersebut untuk membantu pasien dengan gangguan mental. Psikoanalisa juga menekankan pada pentingnya proses ketidaksadaran sebagai penyebab gangguan mental (dan juga sebagian besar perilaku manusia). Menentang pendekatan medis dalam memahami gangguan mental (mekanistik – positivistik)  misalnya kerusakan otak, ketidakseimbangan biokimia tubuh

2. Pemikiran Sigmund Freud

Id, Ego, Superego 

ID adalah kekuatan pendorong dalam kepribadian yang berisi semua insting individu, bersifat tidak sadar (unconscious), dan dikendalikan oleh prinsip kesenangan (pleasure principle). Pada saat individu merasakan adanya kebutuhan, id menuntut pemenuhan kebutuhan pada saat itu juga (libido) dan energi dari libido memengaruhi sebagian besar perilaku individu.

EGO. Individu memiliki kesadaran akan kebutuhan dari id dan juga berkontak dengan dunia fisik/realita diatur oleh prinsip realita (reality principle). Ego bertugas mengoordinasikan keduanya (memastikan kesesuaian keinginan id dengan kondisi di lingkungan fisik)  melayani id.

SUPEREGO muncul saat individu belajar dan menginternalisasi tentang apa yang “benar” dan “salah” sehingga dapat dikatakan bahwa superego adalah sisi moral dalam kepribadian.

3. Pemikiran Anna Freud

Menganalisis anak tidak seperti analisis dewasa. 

Analisis pada anak tidak bertujuan untuk mengungkap pengalaman traumatis di masa lalu, tapi menunjukkan pengalaman perkembangan yang dialami saat ini. Analisis anak juga tidak bertujuan untuk mengungkap konflik id-ego-superego, tapi kerentanan dalam menghadapi masa transisi dari kanak-kanak, remaja, dan dewasa awal.

4. Pemikiran Carl Jung

Libido

Freud memandang libido (energi seksual) menjadi pendorong utama dari kepribadian atau dapat dikatakan bahwa manusia termotivasi secara seksual.

Jung mengadopsi pemikiran bahwa libidinal energy adalah kekuatan hidup yang kreatif dan dapat diaplikasikan pada pertumbuhan psikologis manusia secara terus-menerus. Energi ini dapat digunakan dalam kegiatan manusia secara luas, di luar sifat seksual manusia. Juga dapat diaplikasikan untuk memberikan kepuasan pada kebutuhan biologis dan filosofis/spiritual manusia

5. Pemikiran A.Adler

Organ Inferiority & Compensation

Pendekatan materialistik-positivistik medis – setiap gangguan (fisik/mental) berasal dari kondisi fisik individu sensitif pada penyakit ttt karena organ terkait “inferior” dibanding organ lainnya. Compensation adalah cara individu beradaptasi terhadap kelemahannya mengembangkan kekuatan pada bagian lainnya (misal: pada tuna netra). Overcompensation merupakan cara individu mengubah kelemahan menjadi kekuatan (misal: Roosevelt).

    Mungkin itu saja beberapa materi singkat pertemuan minggu lalu, sampai ketemu di pertemuan ke-14, so stay tuned and see you

Comments

Popular posts from this blog

Psikologi Gestalt dan Kognitif #15

Behaviourisme #12

Rasionalisme #6